toko alat teknik depok citra mandiri

Kapasitas Pada Kompresor

Kapasitas Pada Kompresor

  1. Head

     Energi dibutuhkan untuk mengubah kuantitas gas dari suatu nilai tekanan ke tekanan yang

 lebih tinggi. Head didefinisikan sebagai energi yang ditambahkan pada gas melalui mekanisme

percepatan yang terjadi akibat perputaran impeller. Head dibutuhkan untuk mencapai suatu

rasio tekanan tertentu. Head terbagi menjadi dua, head isentropik dan head politropik.

     Merupakan energi per satuan “tim www.teknikdepok.com membuat artikel ini dengan sepenuh hati, di harap jangan mengcopy artikel ini ” massa yang diperlukan oleh kompresor pada kondisi tanpa

adanya perpindahan panas pada sistem. Head isentropik mengabaikan keugian-kerugian yang

terjadi selama proses untuk mencapai rasio tekanan tertentu. Persamaan Head Isentropik :

Dimana:

Hisen      : Head isentropik

T1          : Temperatur masuk  

Zavg       : Faktor kompresibilitas rata-rata saat masuk dan keluar

P1          : Tekanan masuk Psia

P2           : Tekanan keluar

SG          : Spesific gravity

ϒ             : Rasio panas spesifik

      Merupakan energi per satuan massa yang diperlukan oleh kompresor pada proses politropik

dengan kondisi gas saat masuk dan saat keluar kompresor sama. Head politropik merupakan

 head yang telah mempertimbangkan kerugian-kerugian yang terjadi selama proses penambahan

energi pada aliran gas. Head yang lebih besar dibutuhkan untuk mengkompensasikan kerugian

 yang terjadi selama proses kompresi untuk mencapai suatu rasio tekanan tertentu. Persamaan

Head Politropik:

Dimana:

Hpoly      : Head polytropik

T1           : Temperatur masuk  

Zavg        : Faktor kompresibilitas rata-rata saat masuk dan keluar

P1           : Tekanan masuk Psia

P2           : Tekanan keluar Psia

SG           : Spesific gravity

n             : Eksponen polytropik

Nilai n merupakan kondisi gas selama kompresi. Nilai n membandingkan antara kondisi tekanan

dan temperatur saat masuk dan keluar kompresor. Penurunan nilai n menyebabkan penurunan

nilai perbandingan antara rasio temperatur dan rasio tekanan, sehingga head yang dibutuhkan

pun semakin kecil. Persamaan yang digunakan untuk mencari nilai n:

Dimana :

T1          : Temperatur masuk kompresor

T2          : Temperatur keluar kompresor

P1          : Tekanan masuk kompresor

P2          : Tekanan keluar kompresor

  1. Efisiensi

    Efisiensi didefinisikan sebgai perbandingan antara head pada kondisi isentropik dengan head

yang terjadi selama proses di lapangan. Efisiensi menggambarkan kondisi yang dapat diraih oleh

suatu kerja kompresor agar dapat mencapai suatu rasio tekanan tertentu. Efisiensi dapat

dihitung dengan persamaan:

Laju aliran gas pada kompresor sentrifugal dapat dinyatakan dalam berbagi bentuk seperti:

  1. Actual inlet volume flow, merupakan laju aliran yang terjadi pada tekanan dan temperatur

Dimana :

Q         : Laju aliran cfm

Z1        : Faktor kompresibilitas pada aliran masuk kompresor

Ts        : Temperatur masuk 0F

Ps        : Tekanan masuk Psia

Dimana :

m         : Laju aliran massa

Q         : Actual inlet volume flow

ρ          : Densitas lbm ft3

60        : Faktor konversi menit ke detik

       Daya merupakan faktor penting pada kinerja kompresor sentrifugal karena berkaitan dengan

aliran massa yang dapat dialirkan pada kompresor dan head yang dihasilkan selama proses

kompresi. Daya pada kompresor sentrifugal terbagi dua :

  1.  Daya poros kompresor

Dimana:

Wcc       : Daya penggerak poros

Qstd      : Laju standard gas

SG         : Spesific gravity

Ƞ          : Efisiensi

      Daya gas merupakan fungsi antara daya penggerak kompresor dengan efisiensi mekanis.

Selama proses kompresi, kompresor sentrifugal mengalami kehilangan daya yang terjadi friksi

pada kompresor.

Wgas = Wcc x ƞmech

Dimana:

Wgas      : Daya yang dibutuhkan untuk mengalirkan gas

ƞmech   : Efisiensi mekanis

    Hal  yang harus diperhatikan dalam penempatan kompresor:

⇒  Cek oli, pastikan levelnya minimal setengah dan tidak lebih pada oil glass.

⇒  Periksa belt, pastikan tidak terlalu kendur namun juga tidak terlalu kencang.

⇒  Pastikan daya yang tersedia minimal 2 kali lipat dari daya yang tertera pada motor.

⇒  Untuk mesin kompresor, pastikan oli dan bahan bakar tersedia.

⇒ Start/On pada switch recoil untuk engine dan gunakan pengaturan gas untuk start, setelah

  stabil, kembalikan pada posisi awal.

⇒ Pastikan motor mati.

bar(untuk kompresor berkapasitas 12 bar akan mati / Off jika pressure gauge menunjuk12 bar dan

kembali hidup / On pada 9 bar).

⇒ Untuk kompresor engine, matikan secara manual dengan engine switch off.

⇒ Setelah selesai menggunakan unit ini, buang seluruh angin yang tersisa di dalam tangki melalui

    drain valve.

Anda bisa mendapatkan semua bahan yang diperlukan di atas di toko kami www.teknikdepok.com/alamat

Grosir / request alat teknik dan bangunan yang cukup sulit WHATSAPP only ya 0857-1003-2801 Kita menyediakan admin khusus, silahkan chat wa di nomor tersebut. Jam aktif nya di jam 7 pagi – 5.30 sore setiap senin-sabtu.

Toko kami BUKA SETIAP HARI dari jam 06.30 – 17.30 WIB hari minggu pun buka tidak ada libur
dan untuk kebutuhan lainnya. anda bisa mengunjungi Tokopedia kami di bawah ini

https://www.tokopedia.com/citrabangunan?keyword=kompresor

atau untuk melihat katalog produk kami yang lain Anda dapat lihat pada website kami di www.teknikdepok.com

khusus pemesanan bahan bangunan yang besar, seperti triplek, tangki air, seng, pipa, dll.

bisa hubungi nomer 0851 0000 2579 atau 0851 004 39 630 atau 7888 1702 ( khusus telfon)

“mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.teknikdepok.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”

Selamat Berbelanja, Kami Tunggu Kedatangan dan Pesan

Exit mobile version