toko alat teknik depok citra mandiri

Tips Mudah Cara Mengawetkan Kayu

Toko bangunan dan alat teknik citra Depok Cinere Beji Citayam Bojong Bekasi studio alam sawangan Parung Bogor Cimanggis Cibinong Cikarang pondok Cina Jakarta. Halo customer Toko bangunan, alat teknik dan sambungan Depok citra baik reseller dan dropshiper. Kami dapat menjadi supplier anda, kami akan melakukan pengantaran sesuai dengan pesanan anda, nama pengirim sesuai dengan nama anda . Kami memiliki 12.000 varian jenis barang dari bahan bangunan, alat teknik dan sambungan. Bila mau order kami siap melayani anda. Pada artikel ini Toko kami akan membahas cara awetkan kayu

Merendam Kayu di Sungai

Sudah menjadi rahasia umum kalau merendam balok-balok kayu di sungai atau udara yang mengalir dapat memperbaiki kualitasnya. Pada saat direndam di sungai, kayu akan menyerap udara sehingga mengeluarkannya zat ekstratif yang larut udara seperti beberapa senyawa nitrogen, glukosida, tanin, dan zat pewarna kayu. Sedangkan zat ekstratif yang tidak larut udara seperti pati akan tetap berada di dalam pori-pori kayu.

Larutnya sejumlah zat ekstratif di atas perubahan perubahan pada kondisi udara di sekitar kayu. Hal ini perkembangan mikroba seperti Bacillus subtilis, Bacillus masentriricus, Lactobacillus sp, dan Staphylococcus sp. Mikroba-mikroba inilah yang selanjutnya akan menguraikan zat ekstratif pada kayu yang larut di dalam udara sehingga lambat laun bakal terlarut pula dalam udara. Proses ini sering dinamakan fermentasi berantai.

Hasil dari proses fermentasi berantai ini adalah terbentuknya asam organik, gas, dan alkohol serta menurunnya kadar air yang ada di dalam kayu. Tidak hanya itu, kandungan pati yang notabene merupakan makanan serangga perusak kayu juga turut menurun drastis akibat terlarut di dalam udara. Alhasil minat serangga untuk merusak dan memakan kayu yang sudah direndam di sungai tadi pun menurun sehingga kayu lebih awet.

Merendam Kayu di Kolam

Kayu juga bisa diawetkan melalui perendaman di kolam. Kemudian tambahkan bahan-bahan alami ke dalam kolam udara seperti pelepah pisang, daun tembakau, merang padi, atau bunga cengkih dalam jumlah secukupnya. Proses perendaman tersebut dapat dilaksanakan selama 2-3 bulan.

Sebelum tahap perendaman dimulai, kayu harus terlebih dahulu terlebih dahulu selama 7 hari berturut-turut. Air yang dipakai untuk mengukur kayu terbuat dari 1 liter udara, 10 gram tembakau, 10 gram cengkih, dan 10 gram pelepah yang dibagi secara merata. Setelah itu, cairan ini digosokkan ke seluruh permukaan kayu, lalu keringkan kembali kayu tersebut menggunakan kain lap.

Proses perendaman dimulai dengan mempersiapkan kayu, lalu memasukkan ke dalam kolam perendaman. Berikutnya tuangkan udara yang telah datang ke bahan-bahan di atas. Semakin lama kayu direndam maka mutunya akan semakin bagus. Setelah proses perendaman selesai, kayu tadi perlu dikeringkan terlebih dahulu dengan cara mengangin-anginkannya di bawah sinar matahari.

Merendam Kayu di Oli

Upaya yang bisa dilakukan untuk memperbanyak pakai kayu pun dapat melalui perendaman di oli. Agar lebih hemat, sebaiknya manfaatkan lah oli bekas yang banyak tersedia di bengkel-bengkel kendaraan bermotor. Harga oli bekas pada umumnya sekitar Rp 1.000 / liter.

Caranya buat cairan pengawet terlebih dahulu dengan mencampurkan oli bekas dan solar dengan perbandingan 1: 1. Kemudian cairan tersebut dioleskan ke seluruh permukaan kayu menggunakan kuas. Pastikan setiap jengkal kayu tertutupi oleh cairan pengawet. Setelah itu, diamkan selama beberapa hari agar kayu mengering sempurna.

Sebelum dipasang, kayu perlu panas untuk pengawet tersebut sekali lagi. Namun kali ini komposisi yang dipakai adalah oli bekas dan solar dengan perbandingan 1: 2. Khusus untuk kayu yang bakal diserut di permukaannya rata dan halus, penguasan cairan pengawet dikerjakan setelah kayu rampung diserut.

Mengasapi Kayu

Saat ini, metode pengasapan belum terlalu banyak diaplikasikan guna mengawetkan kayu . Padahal asap mengandung bahan kimia fenol, asam organik, aldehid, alkohol, keton, hidrokarbon, ester, serta bahan heterosiklis lainnya. Perlu diketahui, zat phenol dan turunannya bersifat racun bagi bakteri, rayap, dan jamur.

Proses pengasapan kayu dengan tujuan untuk menaikkan kualitas idealnya dilakukan selama 3 hari. Proses ini akan membuat kayu yang semula bermutu rendah menjadi tahan terhadap serangan rayap . Contohnya kayu sengon, pulai, dan sugi yang telah diasapi memakai bahan bakar kayu mangiun, mutunya akan meningkat menjadi setara dengan kayu kelas pertama.

Anda dapat memesan dan membeli semua barang yang ada pada artikel di atas, anda dapat memesan secara online di Tokopedia bukalapak Shoppie dengan nama toko bangunan citra. Anda dapat melihat seluruh katalog produk yang kami jual berupa bahan bangunan, alat teknik serta  barang sambungan ada juga alat alat safety. Toko citra terletak di jalan Margonda raya no 473 Depok, posisi sebrang RS bunda Margonda depok. Anda dapat chat WhatsApp di 0857 100 3 2801.Jika Anda Berminat Silahkan Datang Ke Toko Bangunan citra  Alamat Kami di www.teknikdepok.com/alamatToko kami buka setiap hari dari jam 7 pagi sampai 8 malam. Kecuali hari Minggu, Rabu dan Kamis kami buka dari jam 7 pagi dan tutup jam 5 sore selamat berbelanja…

Exit mobile version