
Toko Bangunan Depok dan Alat Teknik Depok menjual berbagai macam thermometer klik www.materialbahanbangunan.com
Termometer – Pengertian, jenis dan fungsi nya
Pengertian Termometer
Termometer adalah alat yang dapat digunakan dalam mengukur suhu atau temperatur pada perubahan suhu. Istilah pada termometer berasal dari bahasa Latin yang berarti thermo, artinya panas dan meter artinya untuk mengukur.
Jenis dan Fungsi Termometer
1. Termometer Zat Cair
Termometer ini merupakan sebuah pipa kaca sempit yang tertutup berisi zat cair dan memiliki sebuah skala. Cara kerja termometer ini pada pengaruh perubahan suhu dengan perubahan volumenya. Coba anda perhatikan pada volume air yang telah dipanaskan. Pada saat air dipanaskan, maka suhu air meningkat.
kemudian yang akan terjadi adalah volume air itu akan meningkat juga. Begitu juga sebaliknya, ketika air didinginkan maka volume air akan menurun. Selain dengan air, dapat terjadi dengan zat lain, yaitu raksa dan alkohol yang dapat digunakan untuk bahan termometer.
Contoh termometer ini yaitu berskala celcius, fahrenheit, reamur, kelvin, termometer badan, termometer ruangan dan juga termometer maksimum-minimum.
2. Termometer Hambatan Listrik
Termometer Hambatan Listrik bisa disebut dengan nama lain yaitu termometer platina. Cara kerja termometer ini yaitu ketika suhu naik, maka hambatan listrik platina akan naik. “mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.teknikdepok.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”
Bahan penghantar listrik termometer ini terbuat dari platina sehingga tahan dari panas. Apabila jika suatu suhu semakin besar, maka pada harga takaran juga semakin besar sehingga membuat daya hantar listrik menjadi berkurang.
Keuntungan termometer ini yaitu dapat membuat jangkauan suhunya sangat lebar, sekitar –250°C sampai 1500°C, sehingga termometer platina ini sangat banyak digunakan oleh industri-industri. Tetapi kekurangannya adalah suhu tidak dapat langsung terbaca, pembacaannya sangat lambat sehingga tidak sesuai dalam mengukur suhu yang berubah.
3. Termokopel
Termometer ini terbuat dari dua kawat yang bahannya dari logam, jenisnya ini berbeda dan dihubungkan pada sebuah amperemeter. Cara kerjanya yaitu ketika suhu berbeda maka akan mengeluarkan arus listrik yang berbeda juga.
Keuntungan pada termokopel yaitu pada jangkauan suhu luas dari –100°C sampai 1500°C, selain memiliki jangkauan yang luas, termometer termokopel ini bisa juga mengukur suatu suhu dengan cepat dan bisa dihubungkan pada rangkaian lain seperti komputer.
4. Termometer Gas
Termometer gas seperti bola kaca dan berisi sebuah gas yang disambungkan pada manometer. Cara kerjanya yaitu ketika bola gas terkena panas maka gas yang berada di dalam tabung kaca akan terurai dan menekan zat cair yang terdapat pada mano-meter.
Kenaikan zat cair itu dipakai dalam mengetahui suhu yang ada di sekitar bola kaca.
Termometer gas berfungsi berdasarkan pada sifat pemuaian gas. Contoh gas yang dapat dipakai yaitu gas hidrogen dan helium yang memiliki tekanan yang rendah, jika gas itu terkena panas maka volume gas akan bertambah.
keuntungan pada termometer gas yaitu lebih teliti dibanding termometer cairan. Termometer gas bisa digunakan dalam mengukur suatu suhu yang sangat tinggi dan mengukur suhu yang sangat rendah, yang lebar jangkauannya yaitu sekitar –250°C sampai 1500°C. “mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.teknikdepok.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”
5. Termometer Klinis
Termometer klinis atau nama lain termometer badan. Termometer ini sering sekali dipakai oleh para dokter dan perawat pada rumah sakit untuk mengukur suhu badan manusia atau demam.
Cairan yang dipakai dalam mengisi termometer klinis yaitu air raksa. Skala pada termometer ini sekitar 35°C sampai 42°C. Cara menggunakannya, termometer ini diletakkan pada ketiak atau mulut sekitar 2 menit.
6. Termometer Dinding
Termometer dinding atau nama lain termometer ruangan. Pada umumnya, termometer dinding ini diletakan tegak pada dinding sebuah ruangan dan pemakaiannya untuk mengukur suhu pada ruang.
Angka-angka yang berada pada skala termometer dinding yaitu mencakup suhu di atas dan di bawah pada ruangan dalam bentuk derajat Celcius atau Fahrenheit. jangkauannya sekitar -30°C sampai 50°C.
7. Termometer Maksimum dan Minimum
Termometer satu ini sering dipakai pada pengamat cuaca dalam mengetahui suhu tertinggi dan suhu terendah di jangka waktu tertentu. Termometer maksimum dan minimum terdiri dari pipa U yang masing-masing bagian terisi alkohol dan air raksa.
Termometer maksimum-minimum mempunyai 2 skala yakni skala minimum di kolom bagian kiri dan skala maksimum di kolom bagian kanan sehingga suhu akan terbaca sesuai pada ketinggian kolom raksa.
Termometer ini bisa juga dipakai dalam mengukur suhu pada sebuah rumah kaca, maksudnya rumah yang dipakai pada tanaman sebagai bahan penelitian. Suhu minimum terjadi di malam hari dan suhu maksimum terjadi di siang hari. “mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.teknikdepok.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”
8. Termometer Optik (Pyrometer)
Termometer optik adalah termometer yang fungsinya berdasarkan spektrum cahaya seperti perubahan warna logam yang diakibatkan pada perubahan suhu.
Termometer optik atau juga pirometer sering digunakan dalam mengukur suhu yang sangat tinggi sekiar 1000°C keatas. Cara kerja termometer optik ini mengukur suhu tetapi tidak menyentuh benda secara langsung.
Contohnya mengukur suhu bintang atau mengukur pada suhu tungku pengecoran logam. Pada spektrum berwarna biru artinya lebih panas daripada spektrum yang berwarna merah.
9. Termometer Bimetal
Termometer bimetal yaitu termometer yang dapat memanfaatkan perbedaan pemuaian pada dua jenis logam. Termometer ini seperti dua buah keping logam yang fungsi pemuaiannya berbeda, sehingga jika terkena perubahan suhu maka termometer bimetal akan terjadi pelengkungan menuju arah tertentu.
Pada suhu yang meningkat, maka keping termometer bimetal akan melengkung pada arah logam yang mempunyai koefisien muai lebih rendah.
Tetapi jika suhu menurun, maka keping termometer bimetal akan melengkung pada arah logam yang mendapati koefisien muai lebih tinggi. Termometer bimetal ini dipakai dalam mengukur suhu oven kompor, termostat, pemanggang, atau circuit breakers.
10. Termometer Termistor
termometer satu ini memakai termistor untuk sensornya. Termistor merupakan suatu alat atau komponen sensor elektronika yang digunakan dalam mengukur suhu. “mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.teknikdepok.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”
Jika perubahan suhu naik, maka hambatan pada termistor akan turun. Hambatan listrik diukur pada rangkaian skala didalam derajat suhu. Kelebihannya bisa dihubungkan pada komputer. Kekurangannya yaitu jangkauan suhunya sangat terbatas sekitar -25°C sampai 180°C.
********
Untuk mencari berbagai jenis dan harga termometer klik www.materialbahanbangunan.com
Anda bisa mendapatkan semua bahan yang diperlukan di atas di toko kami www.teknikdepok.com/alamat
Grosir / request alat teknik dan bangunan yang cukup sulit WHATSAPP only ya 0857-1003-2801 atau https://wa.me/6285710032801 Kita menyediakan admin khusus, silahkan chat wa di nomor tersebut. Jam aktif nya di jam 7 pagi – 5.30 sore setiap senin-sabtu.epok.com/alamat
Toko kami BUKA SETIAP HARI bisa mengunjungi Tokopedia kami di bawah ini https://www.tokopedia.com/tokotoilet?keyword=termometer
atau untuk melihat katalog produk kami yang lain Anda dapat lihat pada website kami di www.teknikdepok.com
Khusus pemesanan bahan bangunan yang besar, seperti triplek, tangki air, seng, pipa, dll
bisa hubungi nomer 0896 9596 9949 atau 7888 1702 ( khusus telfon)
“mohon tidak meng copy artikel ini sembarangan karena artikel ini dibuat oleh tim www.teknikdepok.com mohon sertakan sumber bila anda memang mau meng copy data kami”
Selamat Berbelanja, Kami Tunggu Kedatangan dan Pesan